Sistem Komunikasi
Sistem
komunikasi merupakan sebuah sistem yang selalu membutuhkan medium
sebagai pembawa sinyal (carrier). Medium pembawa sinyal sistem transmisi
dapat berupa kabel, gelombang elektro magnet (RE), cahaya, atau
perantara lainnya. Untuk menyampaikan sebuah data, sistem komunikasi
membutuhkan sebuah aturan (role atau sistem transmisi). Sistem
komunikasi sendiri adalah sebuah sistem kompleks yang dibangun dari tiga
komponen utama, yaitu medium transmisi, carrier, dan protokol.
a. Protokol Komunikasi
Protokol
komunikasi (communication protocol) merupakan satu set aturan yang
dibuat untuk mengontrol pertukaran data antarnode (misalkan, komputer).
Proses yang menjadi fokus pengontrolan adalah proses inisialisasi,
verifikasi, cara berkomunikasi, dan cara memutuskan komunikasi.
Apa yang dimaksud dengan jaringan komputer?
Jaringan
komputer (computer network) diartikan sebagai koneksi dua atau lebih
komputer yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah sistem komunikasi.
Perbedaan jaringan komputer dan komunikasi data jaringan komputer adalah
sebuah sistem yang menggunakan teknik komunikasi data, tetapi lebih
mementingkan arti dan tiap bit saat proses pengiriman data sampai
diterimanya data secara sempurna di komputer yang menjadi tujuannya.
Komunikasi data lebih cenderung memperhatikan keandalan serta efisiensi
transfer sejumlah bit-bit dari satu titik (komputer 1) ke komputer
lainnya.
Perlunya jaringan komputer
Pada awalnya, komputer didefinisikan sebagai sistem kompak yang terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software),
sedangkan manusia menempati posisi sebagai otak sistemnya (brainware).
Saat ini sebuah sistem komputer dipandang sebagai perangkat keras,
perangkat lunak, dan jaringan, serta manusia tetap berposisi sebagai
pembangun sistem yang memberi perintah dan menjaga kcseluruhan sistem.
Nah… di sini Anda dihadapkan pada pemikiran, sejauh mana tingkat
kebutuhan Anda terhadap jaringan komputer: butuh, perlu, atau penting. Hal ini perlu dipikirkan karena Anda sebagai pengambil keputusan.
b. Latar Belakang dan Sejarah
Sejarah
jaringan komputer global (dunia) dimulai pada tahun 1969, ketika
Departemen Pertahanan Amerika, membentuk Defense Advanced Research
Projects Agency (DARPA) yang bertujuan mengadakan sebuah riset mengenai
`cara menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan
organik. Program riset ini dikenal dengan sebutan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network).
Pada 1970, lebih dari 10 komputer telah berhasil dihubungkan (satu
dengan yang lain), saling berkomunikasi, dan membentuk sebuah jaringan.
Pada
tahun 1972, Roy Tomlinson bcrhasil menyempurnakan program e-mail yang
ia ciptakan setahun yang lalu untuk riset ARPANET. Program e-mail
tersebut begitu mudah dan langsung populer saat itu. Pada tahun yang
sama, icon [g] diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan
“at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer yang diberi nama ARPANET
mulai dikembangkan meluas sampai ke luar Amerika Serikat. Komputer di
University College di London
merupakan komputer di luar Amerika
yang pertama menjadi anggota jaringan ARPANET. Pada tahun yang sama
pula, dua orang ahli komputer Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan
sebuah gagasan yang lebih besar yang menjadi cikal bakal pemikiran
International Network. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di
Sussex UniversiO.
Hari bersejarah berikutnya terjadi pada tanggal
26 Maret 1976. Ketika itu, Ratu Inggris berhasil mengirimkan sebuah
e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun
kemudian, lebih dari 100 komputer telah bergabung dalam sistem ARPANET
dan membentuk sebuah jaringan atau network.
Pada tahun 1979, Tom
Truscott, Jim Ellis, dan Steve Bellovin menciptakan newsgroups pertama
yang diberi nama USENET (User Network). Pada tahun 1981, France Telecom
menciptakan sebuah gebrakan baru dengan meluncurkan telepon televisi
pertama di dunia (orang dapat saling menelepon sambil berinteraksi
dengan video link).
Seiring dengan bertambahnya komputer yang
membentuk jaringan, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui
dan diterima oleh semua jaringan. Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk
sebuah komisi Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal
dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal sampai saat ini.
Sementara
itu, di daratan Eropa muncul sebuah jaringan komputer tandingan yang
dikenal dengan Europe Network (Eunet) yang meliputi wilayah Belanda,
Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan Eunet ini menyediakan jasa e-mail
dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat jaringan
komputer yang sudah ada, pada tahun 1984 diperkenalkan sistem dengan
nama domain yang lebih dikenal dengan Domain Name System (DNS). Dengan
sistem DNS, komputer yang tersambung dengan jaringan melebihi 1.000
komputer. Pada 1987 diperkirakan komputer yang tersambung ke jaringan
tersebut melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 komputer lebih.
Tahun
1988, Jarkko Oikarinen berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus
memperkenalkan Internet Relay Chat atau IRC yang memungkinkan dua atau
lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan
pengiriman pesan (chating). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer
yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. Tak kurang dari 100.000
komputer membentuk sebuah jaringan.
Pertengahan tahun 1990
merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang
sebuah program editor dan browser yang dapat menjelajahi komputer yang
satu dengan komputer lainnya yang membentuk jaringan. Program inilah
yang disebut www atau world wide web.
Tahun 1992, komputer yang
saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui lebih dan satu juta
komputer. Pada tahun yang sama muncul satu istilah yang beken, yaitu
surfing (menjelajah). Tahun 1994, situs-situs di dunia maya mulai tumbuh
dengan subur (setidaknya, saat itu telah terdapat 3.000 alamat halaman)
dan untuk pertama kalinya virtual shopping atau e-retail muncul di
berbagai situs.
Dunia langsung berubah dengan diluncurkan
perusahaan search engine pertama, yaitu Yahoo! yang dibangun oleh David
Filo dan Jerry Yang pada bulan April 1994. Netscape Navigator 1.0.
diluncurkan di penghujung tahun 1994.
c. Manfaat Jaringan Komputer
Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dalam suatu jaringan komputer.
1.
Jaringan komputer memungkinkan seseorang dapat mengakses file yang
dimilikinya (upload) atau file orang lain yang telah diizinkan untuk
diakses (download), di mana pun dan kapan pun.
2. Jaringan komputer memungkinkan proses pengiriman data dapat berlangsung cepat dan efisien.
3. Jaringan komputer memungkinkan adanya sharing hardware antar-chent-nya.
4.
Jaringan komputer memungkinkan seseorang berhubungan dengan orang lain
di berbagai negara dengan berupa teks, gambar, audio, dan video secara
real time.
5. Jaringan komputer dapat menekan biaya operasional,
seperti pemakaian kertas, pengiriman surat atau berkas, telepon serta
pembelian hardware jaringan.
Setiap lapis (layer) dari model Open System Interconnection
(OSI) dapat mewakili sebuah porsi yang berbeda dari komunikasi. Model
referensi OSI menjadi standar internasional untuk sebuah komunikasi
jaringan pada tahun 1984. Untuk itu, badan dunia yang menangani masalah
standardisasi ISO (International Standardization Organization)
membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI.
Dengan demikian, diharapkan semua penjual (vendor) perangkat
telekomunikasi berpedoman pada model referensi tersebut dalam
mengembangkan protokolnya.
Model referensi OSI terdiri dan 7 lapisan,
dan lapisan fisik sampai aplikasi. Model referensi ini tidak hanya
berguna untuk produk-produk LAN, tetapi juga pada saat membangun
jaringan internet yang sangat diperlukan. Hubungan antara model
referensi OSI dengan protokol internet bisa dilihat pada Tabel hubungan
referensi model OSI dengan protokol TCP/IP.
d. Teknik Pengabelan
Beberapa
macam jalur komunikasi dapat digunakan sebagai me¬dia transmisi atau
pembawa sinyal data (berupa kabel) sistem jaringan.
1. Twisted Pair Cable
Terdapat
dua jenis twisted pair cable yaitu shielded (memiliki selubung
pembungkus) dan unshielded (tidak memiliki selubung pembungkus).
Biasanya, menggunakan shielded model RJ-11 atau unshielded model RJ¬45
untuk koneksi.
2. Coaxial Cable
Media ini paling banyak digunakan
sebagai media LAN, meskipun lebih mahal dan lebih sukar penggunaannya.
Kabel ini memiliki bandwith yang lebih luas, sehingga bisa digunakan
untuk komunikasi broadband. Mick Coaxial dikenal dengan nama 10-Base-5
menggunakan kabel RG-8 yang digunakan untuk jaringan LAN dan menjadi
tulang punggung instalasi ethernet antar gedung yang mampu menjangkau
jarak 500-2.500 meter, tentunya dilengkapi repeater. Thin Coaxia/lebih
dikenal dengan sebutan 10-Base-2 (kabel jenis RG-58) yang digunakan
untuk jaringan workstation dan dapat diimplementasikan ke topologi bus
dan ring.
3. Fiber Optic
Media ini masih relatif mahal dan lebih
sukar penggunaannya. Perlu diketahui, kecepatan pengiriman data
menggunakan fiber optic dapat mencapai lebih dari 100 Mbps (mega byte
per second), bisa dikatakan tidak terpengaruh oleh lingkungan yang
menimbulkan noise schingga dapat dikatakan ‘error free’.
4. Wireless
Setiap workstation dapat berhubungan dengan media tanpa kabel seperti gelombang radio atau infra-merah.
Pustaka:
Panduan Membangun Jaringan Komputer (ed. Revisi; Utility Jaringan) Oleh Ahmad Yani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar